UAJY PROGRAMMING COMPETITION “Code Rush”

Dahulu, kita pergi ke sekolah hanya untuk belajar Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomi, dan lain-lain. Pembelajaran hanya menekankan pada pelajaran-pelajaran wajib tanpa melihat potensi diri dari siswa. Berbeda dengan era baru seperti sekarang. Kini pembelajaran berfokus pada siswa. Guru hanya berperan sebagai pembimbing saja. Ditambah lagi, banyaknya ekstrakulikuler membantu siswa untuk melatih softskill mereka. Hingga pada akhirnya, beberapa sekolah menjadikan ektrakulikuler Programming sebagai mata pelajaran wajib di sekolah. Pada event IFest#4, membuat kompetisi Programming tingkat SMA sederajat se-Jawa dan Bali yang diberi nama UAJY Programming Competition (UPC). Guna kegiatan ini untuk mengembangkan kemampuan siswa-siswi SMA sederajat dan berharap adanya siswa-siswi yang tertarik dalam bidang Programming.

 

 

Kompetisi UPC sendiri terdiri dari beberapa babak yaitu Warming Up, Coder Class, Penyisihan dan Final. Babak Warming Up, Coder Class dan Penyisihan diadakan secara online. Pendaftaran secara online dimulai pada tanggal 15 Februari 2016 hingga 7 Mei 2016, setiap 1 team memiliki 2 orang. Selanjutnya, Warming Up ini untuk mempersiapkan bagaimana soal dan penilaian pada babak penyisihan. Setelah kita tahu soal dan penilaiannya, kita mengikuti Coder Class, kita diberi pelatihan pada peserta sebelum ke tahap penyisihan dan menyelesaikan soal-soal tersebut selama 4 hari. Setelah Coder Class, kita masuk ke babak penyisihan yang diadakan pada tanggal 14 Mei 2016, pada babak ini menentukan siapa yang akan masukkan ke 20 besar dengan skor tertinggi dan tercepat dengan pengerjaan selama 240 menit. Setelah masuk 20 besar, akan masuk ke babak final yang diadakan di kampus 3 Gedung St. Bonaventura UAJY pada tanggal 21 Mei 2016.

 

 

Pada babak Final, ada 15 team yang lolos dari babak penyisihan. Situasi babak final begitu menyenangkan dan megangkan, karena mereka membawa nama sekolah dari berbagai daerah di Jawa dan Bali. Sebelum menghadapi babak final, beberapa team berdiskusi dengan guru-guru pembimbing untuk menghadapi kompetisi yang berlangsung selama 5 jam yang diadakan di lab. Jaringan Komputer Kampus 3 UAJY. Ketika dimulai kompetisi ini, peserta sangat fokus bahkan ketika melihat skor cukup sengit. Setelah babak final selesai, diumumkan siapa yang menjadi juara I, II dan III. Hasilnya, juara I team Avengers dari SMAK St. Louis 1 Surabaya mendapat trofi, setifikat dan uang tunai sebesar Rp 5.000.000, juara II team Kucing Imut dari SMA Negeri 1 Yogyakarta mendapat trofi, sertifikat dan uang tunai Rp 3.000.000 dan juara III team CU dari SMA Santa Maria Surabaya mendapat trofi, sertifikat, dan uang tunai Rp 1.500.000.

 

 

Belajar programming harus dimulai sejak dini, mengapa? Karena untuk melatih siswa-siswi berpikir kritis, analisis, dan logika. Ketika sudah dilatih, maka akan terbiasa menganalisis dan berpikir sistematis ketika menghadapi ujian sekolah dan kehidupan sehari-hari. Menjadi programmer bisa semua umur tanpa melihat dari segi usia.